Kematian Marco Simoncelli atau yang lebih akrabnya kita kenal sebagai "Simoncelli" akibat kecelakaan maut di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (23/10/11), memunculkan polemik soal keamanan dan keselamatan para pebalap. Tetapi wakil MotoGP soal keselamatan pebalap, Franco Uncini, mengatakan bahwa tidak akan ada perubahan soal tersebut, yang bisa mencegah kecelakaan seperti di Sepang, yang merenggut nyawa pebalap berusia 24 tahun itu.
Simoncelli yang mengalami cedera sangat serius pada kepala, leher, dan dada, akibat kecelakaan tragis pada lap kedua. Dia tergelincir, dan bersama motornya, "Supersic" meluncur ke jalur milik Colin Edwards dan Valentino Rossi, sehingga insiden maut tak terhindarkan. Balapan GP Malaysia pun dibatalkan.
"Selain merupakan seorang pebalap yang luar biasa, dia adalah karakter yang luar biasa, lucu, ramah, dan juga cerdas," katanya.
"Dia juga bagian dari komisi keselamatan. Ketika kami akan bertemu pada hari Jumat, bersama Valentino, dirinya sendiri, Loris Capirossi, Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, dia selalu sangat cerdas dengan selalu mengatakan hal-hal yang sangat masuk akal dan penting.
"Dia sangat konstruktif, bukan destruktif, dan sangat profesional. Dia sangat peduli untuk aspek keselamatan dan dia selalu hadir di pertemuan ini. Kali terakhir Jumat lalu, sebelum balapan."
Kecalakaan yang terjadi kemarin di luar kendali siapapun, Mereka (Pembalap) sangat professional yang sangat terlatih untuk bersaing. Mereka selalu berpikir tentang keselamatan diri sepanjang waktu. Tapi terkadang, sesuatu tragis bisa terjadi dan mengingatkan kita betapa bahaya bisa ditimbulkan.
Referensi :
http://olahraga.kompas.com/read/2011/10/24/21162180/Kematian.Simoncelli.Tak.Bisa.Dicegah