AI (Artificial intelligence) adalah kemajuan teknologi dan kecanggihan ilmu komputer yang bertujuan untuk menciptakan suatu teknologi tersebut(robot).
Interaksi manusia dan komputernya yaitu, kita yang membuat robot tersebut dan kita berhak mengontrol dan memerintahkanya. Sebaliknya robot yang kita kendalikan itu akan berprilaku seperti apa yang kita kendalikan.
film tersebut menceritakan tentang teknologi pembuatan robot untuk melayani manusia dalam kehidupan sehari-hari yaitu dengan menumbuhkan rasa cinta, emosi, dan rasa sakit pada umumnya yang dimiliki oleh manusia.
film ini menyimpulkan bahwa manusia hanya menciptakan sesuatu teknologi tersebut untuk kebahagian dan kepuasannya, tidak memperdulikan apa yang ia lakukan itu benar atau tidak, manusia hanya memanfaatkan teknologi tersebut dan membuangnya ketika mereka sudah merasa tidak memerlukannya lagi. kita sebagai manusia patut mencontoh kegigihannya untuk mencapai tujuan yang kita inginkan, tapi beda halnya dengan robot sebesar apapun keinginan dan kegigihan robot tersebut tidak mengelakan bahwa ia hanyalah seorang robot dan tak akan pernah akan menjadi seperti manusia yang sempurna.
"Manusia telah menciptakan jutaan penjelasan arti hidup. dalam seni, dalam puisi dalam rumus-rumus seperti matematika. manusia tentunya kehidupan kunci atas arti kehadiran . Tapi manusia kelak tak akan lagi hadir. Namun kenangan tetaplah kenangan,meski segalanya tak lagi ada."
Interaksi manusia dan komputernya yaitu, kita yang membuat robot tersebut dan kita berhak mengontrol dan memerintahkanya. Sebaliknya robot yang kita kendalikan itu akan berprilaku seperti apa yang kita kendalikan.
film tersebut menceritakan tentang teknologi pembuatan robot untuk melayani manusia dalam kehidupan sehari-hari yaitu dengan menumbuhkan rasa cinta, emosi, dan rasa sakit pada umumnya yang dimiliki oleh manusia.
film ini menyimpulkan bahwa manusia hanya menciptakan sesuatu teknologi tersebut untuk kebahagian dan kepuasannya, tidak memperdulikan apa yang ia lakukan itu benar atau tidak, manusia hanya memanfaatkan teknologi tersebut dan membuangnya ketika mereka sudah merasa tidak memerlukannya lagi. kita sebagai manusia patut mencontoh kegigihannya untuk mencapai tujuan yang kita inginkan, tapi beda halnya dengan robot sebesar apapun keinginan dan kegigihan robot tersebut tidak mengelakan bahwa ia hanyalah seorang robot dan tak akan pernah akan menjadi seperti manusia yang sempurna.
"Manusia telah menciptakan jutaan penjelasan arti hidup. dalam seni, dalam puisi dalam rumus-rumus seperti matematika. manusia tentunya kehidupan kunci atas arti kehadiran . Tapi manusia kelak tak akan lagi hadir. Namun kenangan tetaplah kenangan,meski segalanya tak lagi ada."
Creat by Novindasari M.U / 29 September 2011.


0 komentar:
Posting Komentar