Selasa, 11 Oktober 2011

ISO (Organisasi Standar Internasional)

Organisasi Standar Internasional (ISO) adalah suatu asosiasi global yang terdiri dari badan-badan standardisasi nasional yang beranggotakan tidak kurang dari 140 negara. ISO merupakan suatu organisasi di luar pemerintahan (Non-Government Organization/NGO) yang berdiri sejak tahun 1947. Misi dari ISO adalah untuk mendukung pengembangan standardisasi dan kegiatan-kegiatan terkait lainnya dengan harapan untuk membantu perdagangan internasional, dan juga untuk membantu pengembangan kerjasama secara global di bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan kegiatan ekonomi. Kegiatan pokok ISO adalah menghasilkan kesepakatan-kesepakatan internasional yang kemudian dipublikasikan sebagai standar internasional.
Tujuan penyusunan standar adalah untuk memfasilitasi perdagangan, pertukaran, dan alih teknologi melalui :
  • Peningkatan mutu dan kesesuaian produksi pada tingkat harga yang layak
  • Peningkatan kesehatan, keamanan dan perlindungan lingkungan, dan pengurangan limbah
  • Kesesuaian dan keandalan inter-operasi yang lebih baik dari berbagai komponen untuk menghasilkan barang maupun jasa yang lebih baik
  • Penyederhanaan perancangan produk untuk peningkatan keandalan kegunaan barang dan jasa
  • Peningkatan efisiensi distribusi produk dan kemudahan pemeliharaannya
Pengguna (konsumen) lebih percaya pada barang dan jasa yang telah mendapatkan jaminan sesuai dengan standar internasional. Jaminan terhadap kesesuaian tersebut dapat diperoleh baik dari pernyataan penghasil barang maupun melalui pemeriksaan oleh lembaga independen [1].
ISO/TS 16071:2002 provides guidance on the design of accessible (work, home, education) software. It covers issues associated with designing accessible software for people with the widest range of visual, hearing, motor and cognitive abilities, including those who are elderly and temporarily disabled. ISO/TS 16071:2002 addresses software considerations for accessibility that complement general design for usability covered by ISO 9241-10 to ISO 9241-17 and ISO 13407.
ISO/TS 16071:2002 addresses the accessibility of interactive systems. It addresses a wide range of solutions, including office applications, web pages and multimedia. It does not provide recommendations for the design of hardware.
ISO/TS 16071:2002 promotes increased usability of systems in combination with assistive technologies, when they are required. It does not cover the behaviour or requirements of assistive technologies themselves (including assistive software). [2].
http://fahrurhidayat.wordpress.com/2010/02/04/organisasi-standar-internasional-iso/ [1].




1 komentar: