Kamis, 15 Desember 2011

sistem transportasi

banyak kekhawatiran bagi masyarakat jika ingin menumpangi transfortasi umum apalagi di ibu kota jakarta ini tidak di kereta tidak di bus way tidak juga di angkot.

bagi sekelompok masyarakat banyak yang memanfaatkan kereta api untuk sistem transfortasi mereka agar tidak kena macet, tapi ternyata untuk menghindari dari kemacetan di jalan raya mereka menempuh berbagai kesulitan mulai dari berdesak desakan bahkan rela menaiki atap kereta api tersebut belum jika ada keterlambatan kereta, menyebabkan penumpukkan penumpang, di tambah dengan kereta baru sekarang karena pintu kereta yang tinggi dan penempatan tangga yang tidak sesuai dengn pintu kereta itu menyebabkan masyarakat harus mendorong tangga tersebut agar mencapai pintu keretanya.

angkot sangat bermanfaat jika kita melakukkan perjalanan jarak dekat tapi dengan maraknya kejahatan, pelecehan seks, sampai pemerkosaan menyebabkan masyarakat makin terancam dengn buruknya sistem transfortasi ini.

bus way dikatakan sebagai alternatif pemerintah untuk menghindari kemacetan karena mempunyai jalur khusus, nyatanya bus way sama kurang amannya dengan sistem transfortasi yang lainnya mulai dari pengantrian penumpang, keterlamabatan bus, sistem transite, terbakarnya bus way itu sendiri.

penyebab ketidak nyamanannya sistem transfortasi ini pun sebagian di sebabkan oleh kalangan masyarakat kita sendiri mulai dari merokok di angkutan umum, banyaknya pedagang yang lalu lalang, pengamen, pengemis, orang yang tidak punya moral, pencuri, dll.

mungkin salah satu faktor penyebab kemacetan jakarta itu di pengaruhi oleh buruknya sistem tranfortasi dan menyebabkan masyarakat lebih memilih untuk mempunyai kendaraan sendiri, karena menurut meraka lebih aman dan nyaman.

solusi terbaik untuk pembenahan sistem transfortasi itu sendiri harus di dasari oleh program-program pemerintah yang lebih terarah lagi, dengan dukungan masyarakat yang saling menjaga baik itu kebersihan kenyamanan dan keamanan itu sendiri.

0 komentar:

Posting Komentar